Tidak ada yang memungkiri kepiawaian Juan Mata bermain di lapangan tengah. Bersama Manchester United, ia menjadi nyawa di lini tengah. Menariknya, pria Spanyol ini juga piawai mengolah kata jadi kumpulan karya jurnalis yang menarik.

Sangat jarang pesepakbola yang rajin untuk bermain kata dan merangkainya jadi satu karya tulis yang renyah untuk dibaca. Mungkin hanya Juan Mata, pesepakbola yang rajin melakukan hal tersebut.

‘Hobi’ Juan Mata yang satu ini memang berbeda dari pesepakbola lainnya. Jika pesepakbola lain doyan koleksi mobil dan benda mewah, Mata justru rajin koleksi karya tulisnya di blog pribadi miliknya, juanmata8.com.

Beberapa rangkai kata yang ia posting ke blog pribadi miliknya sangat renyah dibaca. Prinsip-prinsip citizen journalism cukup kental terasa jika membaca karya jurnalistik Juan Mata.

Apa yang dilakukan Juan Mata ini tidak mengherankan sebenarnya. Pasalnya Juan Mata miliki titel sebagai sarjana jurnalistik untuk S-1 di Universidad Politecnica de Madrid. Sedangkan untuk S-2 ia mengambil jurusan Sport Science and Marketing.

Berikut sejumlah karya jurnalistik pesepakbola asal Spanyol ini:

Hari Bahagia

Tulisan terbaru yang diposting oleh Juan Mata di blog pribadinya berjudul ‘Satu Minggu yang Bahagia’. Mata menuturkan bagaimana perasaannya yang sangat senang mampu bermain apik bersama Manchester United dan mengantarkan Manchester United meraih kemenangan. Mata berujar,

“Seperti yang kita lihat, seminggu berlalu dengan hasil yang baik. saya juga senang untuk kalin semua. Sudah lama kita tidak mengalami situasi seperti ini. Saya dan skuad Manchester United lain tentu berharap bisa terus memberi getaran positif untuk kalian semua,” tulis Juan Mata.

Di tulisannya ini, ia juga sedikit tunjukan keahliannya menganalisis laga Manchester United selanjutnya. Laga di liga Champions serta laga melawan Arsenal, meski berat kata Mata, ia berharap kemenangan bisa diraih mengingat mental skuad Manchester United sedang baik.

Akhir buruk

Juan Mata juga sempat memposting rasa gundah gulannya sebagai seorang pesepakbola yang melihat tim yang ia bela alami penurunan prestasi. Posting terkait hal tersebut Mata publish di blog pribadinya pada 31 Agustus 2015.

Mata menyebut kekalahan Manchester United atas Swansea tentu hal yang tidak mengenakan bukan hanya bagi fans namun juga seluruh skuad termasuk dirinya. Mata menganalisis,

“Tim sudah bermain baik di separuh babak pertama, kami bisa cetak gol. Masuki babak kedua, hanya dalam tempo limat menit, Swansea bisa cetak gol. Kami memang membutuhkan reaksi cepat untuk kondisi tersebut,” tulis Mata.

Manchester United akan kembali kuat

Di kala banyak fans, media dan pengamat mengkritik permainan Manchester United di akhir musim  lalu yang tidak baik. Mata membalasnya dengan ciptakan karya jurnalistik di blog pribadinya. Ia tidak membalas kritikan para media dengan saling adu argument.

Mata membalasnya dengan cara yang lebih elegan dan cerdas. Ia memposting tulisan mengenai keyakinanya akan Manchester United jadi klub yang kembali kuat. Mata memaparkan bahwa keyakinannya didasarkan beberapa faktor,

“Dalam beberapa tahap kami bermain sepakbola dengan sangat baik, sangat kompetitif, kami menikmati beberapa kemenangan penting atas tim rival. Namun kami memang tidak cukup konsisten menjaga itu semua,” tulis Mata. Analisis Mata terbukti benar, setidaknya kini Manchester United berada di peringkat pertama liga Primer Inggris.

Advertisements